Nabi Muhammad.SAW bersabda :"Hebat sekali orang mukmin itu, semua
urusannya menjadi kebaikan baginya. Hal ini tidak berlaku bagi semua
orang. Jika ditimpa musibah, ia bersabar dan bernilai kebaikan baginya.
Jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur& itu bernilai kebaikan
baginya" (HR. MUSLIM).
Kalau melihat seperti itu, apa tidak enak hidup ini. Begitu kita lahir
ortu kita mengupayakan kita hidup berjuang mati-matian agar kita hidup.
Setelah kita akhil balik (Dewasa), sudah selayaknya kita berjuang (dengan
kapasitas berusaha ... bukan berkehendak) untuk mempertahankan hidup ini
dengan jalur yang sudah ditetapkan oleh Alloh.SWT.
Dalam berproses tentunya tidak semua keinginan kita terpenuhi seperti yang
kita rencanakan, namun pastikan bahwa kita akan terpenuhi kebutuhan kita.
Perbedaan keinganan dan kebutuhan inilah yang menyebabkan ada orang yang
lari meninggalkan kebenaran (ISLAM) ada orang yang tambah dekat dengan
kebenaran (ISLAM).
Disinilah ego dan nafsu kita ditantang untuk menahan diri dengan keimanan
dan ketaqwaan, bukan malah kebablasan menuju ketidak jelasan, seolah olah
enak di dunia (namun semu).
So kalau begitu kita mesti DUIT-ITS (Doa, Usaha keras vertikal ke Alloh,
horizontal manusia, Iman/Istiqomah, Tawakal - Ikhlas, Taat/Tabah/Tekun,
Sabar/Syukur). Kalau sudah DUIT-ITS yach saya pikir tidak perlu lah kita
membahas HASIL, mau hasil positif ya kita mesti bersyukut, jika hasil
NEGATIF yach mesti sabar, dibalik peristiwa negatih pasti ada kebaikan.
Semoga kita semakin cerdas mensikapi hidup ini, yang cuman sebentar dan
yang cuman 1 %, 99% dijanjikan oleh Alloh.SWT di alam Akherat. Yuk kita
impikan alam akherat itu dengan cara seperti yang telah diajarkan oleh
RasulAlloh.SAW : HARI INI HARUS LEBIH BAIK DIBANDING HARI KEMARIN, MARI
BERLOMBA LOMBA dalam menuju kebaikan. InsyaAlloh kita akan dapatkan itu
semua. Mohon maaf jika kurang berkenan, semoga kita sukses dan
bermanfaat, , BarokahAlloh, amin.
Soehardjoepri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar